كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۗ

Kamu (wahai umat Muhammad) adalah sebaik-baik umat yang dilahirkan bagi (faedah) umat manusia, (kerana) kamu menyuruh berbuat segala perkara yang baik dan melarang daripada segala perkara yang salah (buruk dan keji), serta kamu pula beriman kepada Allah (dengan sebenar-benar iman). (Surah Ali `Imran: 110)

Sunday, October 5, 2014

Apa itu Ulil Amri? (Ath-Thabari Menjawab)

Di dalam tafsinya, Imam Ath Thabari menjelaskan pengertian ulil amri. Setelah memaparkan berbagai atsar yang membawa pendapat-pendapat yang berbeda, beliau menyatakan:

“Pendapat yang paling benar adalah yang menyatakan bahwa mereka adalah para pemimpin dan penguasa, berdasarkan hadits-hadits shahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang memerintahkan untuk mentaati para imam dan penguasa selama termasuk ketaatan kepada Allah dan mengandung kemaslahatan bagi kaum mislimin. Seperti:

حَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ مُسْلِمٍ الطُّوسِيُّ , قَالَ : حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ , قَالَ : حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عُرْوَةَ , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , عَنْ أَبِي صَالِحٍ السَّمَّانِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : سَيَلِيكُمْ بَعْدِي وُلاَةٌ , فَيَلِيكُمُ الْبَرُّ بِبِرِّهِ وَالْفَاجِرُ بِفُجُورِهِ , فَاسْمَعُوا لَهُمْ وَأَطِيعُوا فِي كُلِّ مَا وَافَقَ الْحَقَّ , وَصَلُّوا وَرَاءَهُمْ فَإِنْ أَحْسَنُوا فَلَكُمْ وَلَهُمْ , وَإِنْ أَسَاءُوا فَلَكُمْ وَعَلَيْهِمْ.

“‘Ali bin Muslim ath-Thausi telah menceritakan kepada kami, dia berkata: Ibnu Abi Fudaik menceritakan kepada kami, dia berkata: Abdullah bin Muhammad bin ‘Urwah menceritakan kepada kami, dari Hasyim bin ‘Urwah, dari Abu Shalih as-Samman, dari Abu Hurairah, bahwasannya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda: “akan datang setelahku para pemimpin, orang baik akan menjadi pemimpin kalian dengan kebaikannya, dan orang jahat akan menjadi pemimpin kalian dengan kejahatannya. Maka dengarlah mereka, dan taatilah segala hal yang sesuai dengan kebenaran. Jika mereka berbuat baik, maka kebaikan itu menguntungkan kalian dan mereka juga, dan apabila mereka berbuat jahat, maka kalian akan mendapatkan pahala ketaatan, dan mereka akan mendapatkan dosa kejahatannya.”

Pengertian Ulil Amri dalam an-Nisa’ ayat 59


Kewajiban Taat Kepada Pemimpin Kaum Muslimin

Apa makna ulil amri yang ada dalam surat an-Nisa’ ayat 59, yang artinya: hai orang-orang yang beriman, taatlah kalian kepada Allah, taatlah kalian kepada Rasul dan ulil amri di antara kalian”? Para ulama telah berbeda pendapat mengenai pengertian ulil amri dalam ayat tersebut. Ibnul Jauzi menyatakan: “Mengenai ulil amri terdapat empat pendapat. Pendapat pertama, ulil amri adalah para pemimpin (umara’). Pendapat tersebut diungkapkan oleh Abu Hurairah, Ibnu ‘Abbas -dalam sebuah riwayat-, Zaid bin Aslam, as-Sudi dan Muqatil. Yang kedua, mereka adalah para ulama. Pendapat ini diriwayatkan oleh Abu Thalhah dari Ibnu ‘Abbas. Ini juga merupakan pendapat Jabir bin Abdullah, al-Hasan, Abu ‘Aliyah, ‘Atha’, an-Nakha’i, adl-Dlahak, Khushaif juga meriwayatkannya dari Mujahid. Yang ketiga, mereka adalah para shahabat Nabi radliyallahu ‘anhum. Ibnu Abi Najih meriwayatkannya dari Mujahid. Abu Bakar bin Abdullah al-Muzani juga berpendapat demikian. Keempat, mereka adalah Abu Bakar, Umar. Ini merupakan pendapat ‘Ikrimah.”[1]

Jurus Bebas Utang = Pelajaran Berharga dari Seorang OB



Deni adalah seorang copywriter di sebuah biro iklan lokal. Teman- temannya mengatakan bahwa Deni sedang kesulitan keuangan. Kok tahu? Ya taulah. Karena setiap kali kekurangan uang, Deni selalu sibuk meminjam uang sana sini. Beberapa temannya ada yang menolak karena setiap bulan dia hampir selalu meminjam uang.

Memang, setelah gajian utangnya pasti dibayar, tapi beberapa hari kemudian pinjam lagi. Lama-kelamaan teman-temannya merasa keberatan. Kalau sudah demikian, maka Deni sibuk mencari-cari siapa yang dapat meminjamkan uangnya. Akhirnya Deni mendapatkan juga uang yang dibutuhkannya, kali ini dia meminjam dari office boy di kantornya. Sebenarnya Deni malu. Uangnya sudah habis padahal baru tanggal 16. Dia sudah tidak punya uang lagi untuk naik taxi ke kantor dan untuk biaya makan.

Esensi Khilafah: Ukhuwah, Syariah dan Dakwah






[Al-Islam edisi 724, 9 Dzulhijjah 1435 H-3 Oktober 2014 M]


Hari ini (Jumat, 3/10) jamaah haji sedang melakukan wukuf di Arafah. Esok hari (Sabtu, 4/10) adalah hari raya bagi umat Islam. Umat Islam disyariatkan mengerjakan shalat Id dan menyembelih hewan kurban.


Pada hari raya ini biasanya kita juga diingatkan tentang kisah keteladanan khalilulLâh Ibrahim as. dan putranya Ismail as. yang luar biasa. Keduanya menunjukkan ketundukan dan ketaatan total pada perintah Allah SWT.

GGS = Ganteng Ganteng Stupid



Akhir-akhir ini, banyak banget bermunculan sinetron-sinetron yang pakai nama hewan. Sebut aja ‘Ganteng Ganteng Serigala’, lalu muncul ‘Manusia Harimau’, mungkin bulan depan bakal muncul ‘Ternyata Aku Aslinya Hamster’, dan nggak tahu bakal berapa banyak lagi hewan yang akan terpaksa menanggung malu karena namanya ‘disinetronkan’.

Sobat gaulislam, sinetron-sinetron seperti yang sudah disebutkan di atas itu kebanyakan isinya cuma tentang pacaran, rebutan cewek/cowok, bukannya belajar di sekolah malah cinta-cintaan, sampai menjurus pada kemusyrikan. Lho kok kemusyrikan sih? Iya lah, karena Allah Ta’ala itu nggak pernah menciptakan manusia dalam bentuk serigala yang bisa berubah bentuk menjadi manusia. Makhluk yang diciptakan Allah untuk meninggali bumi ini dengan beban hukum, yakni manusia dan jin. Allah Ta’ala berfirman,

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS adz-Dzaariyaat [51]: 56)

Cowok Salah Pasang



Sobat muda pembaca setia gaulislam, kita semua tentu sepakat bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini diciptakan serba berpasangan. Saling bertolak belakang, sekaligus saling melengkapi. Siang datang menggantikan malam, yang kaya hadir di tengah-tengah yang miskin, manis ada supaya pahit diperhitungkan. Masih banyak lagi sebenarnya, yang semuanya hadir dengan karakteristik dan sifat masing-masing yang saling membedakan.

Mungkinkah di bumi ini sama waktunya?



Sebelum orang mengetahui bahwa bumi ini serupa bola, dengan ukuran jari-jari sekitar 6378 Km, atau keliling sekitar 40.000 Km, dan memerlukan 24 zona waktu, orang menyangka di bumi ini hari bisa sama & serentak. Mereka menyangka, kalau siang hari di Arafah (wukuf), maka di seluruh dunia juga siang hari di hari yang sama (misalnya Jum'at). Atau mereka menyangka, kalau malam Lailatul Qodar terjadi di sebuah tempat, maka di seluruh dunia juga malam yang sama.
Padahal faktanya tidak. Ketika Jum'at siang hari pukul 12 di padang Arafah, itu di Aceh sudah pukul 16, di Papua sudah Magrib malam Sabtu pukul 18, di New Zealand sudah malam Sabtu pukul 22, namun di Hawaii masih malam Jum'at pukul 23. Jadi gimana puasanya? Ya kalau mau sama-sama Jum'at, maka yang di sebelah timur Makkah (Aceh, Papua, New Zealand) akan memulai puasa sebelum wukuf di Arafah mulai, dan yang di Hawai baru akan memulai puasa setelah wukuf di Arafah selesai.