كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۗ

Kamu (wahai umat Muhammad) adalah sebaik-baik umat yang dilahirkan bagi (faedah) umat manusia, (kerana) kamu menyuruh berbuat segala perkara yang baik dan melarang daripada segala perkara yang salah (buruk dan keji), serta kamu pula beriman kepada Allah (dengan sebenar-benar iman). (Surah Ali `Imran: 110)

Sunday, September 7, 2014

15 Dosa Di kepala Wanita



1. Tidak berhijab (menutup aurat).

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
Yaa ai-yuhaannabii-yu qul azwaajika wabanaatika wanisaaaa-il mu'miniina yudniina 'alaihinna min jalaabiibihinna dzalika adna an yu'rafna falaa yu'dzaina wakaanallahu ghafuuran rahiiman
"Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang Mukmin: 'Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka'. Yang demikian itu, supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." – (QS.33:59)

2. Menyambung rambut / memakai konde.
Dari Asma’ binti Abi Bakr, ada seorang perempuan yang menghadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, “Telah kunikahkan anak gadisku setelah itu dia sakit sehingga semua rambut kepalanya rontok dan suaminya memintaku segera mempertemukannya dengan anak gadisku, apakah aku boleh menyambung rambut kepalanya. Rasulullah lantas melaknat perempuan yang menyambung rambut dan perempuan yang meminta agar rambutnya disambung”
(HR Bukhari no 5591 dan Muslim no 2122).

3. Mewarnai / menyemir rambut dengan warna hitam.
Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Pada akhir zaman nanti akan muncul suatu kaum yang bersemir dengan warna hitam seperti tembolok merpati. Mereka itu tidak akan mencium bau surga.”
(HR. Abu Daud, An Nasa’i, Ibnu Hibban dalam shahihnya, dan Al Hakim. Al Hakim mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Gaul Bebas Itu Nggak Sehat



Gaul bebas emang udah jadi budaya remaja. Karena secara alamiah, remaja mulai mengalami pertumbuhan dan perkembangan secara baik secara fisik maupun psikologis. Secara fisik, organ-organ tubuh termasuk organ reproduksi mulai mateng. Secara psikologis, pada usia remaja rasa ketertarikan dengan lawan jenis lagi hangat-hangatnya. Virus merah jambupun mulai menjangkiti. Dampaknya udah bisa kita lihat dengan mata kepala dan mata kaki sendiri. Pacaran yang diawali dari PDKT, kencan, dan bikin komitmen makin populer di kalangan remaja. Seolah ada aturan tak tertulis yang mengharuskan remaja punya pacar. Katanya pacaran bisa memupuk kedewasaan dalam emosi dan kepribadian. Hehehe emangnya pohon mangga pake dipupuk segala?

Saturday, September 6, 2014

Sejarah Perkembangan ISIS

Pasukan ISIS (rassd)

Nama ISIS (Islamic State in Iraq and al-Syam) tiba-tiba menjadi isu yang marak dibahas dalam konflik Suriah dan Irak. Tulisan ini, akan menganalisa secara ringkas beberapa hal penting terkait asal muasal dan perkembangan organisasi tersebut.


Hal pertama untuk mengkaji tema ini adalah tentang sejarah dan nama ISIS itu sendiri. Dalam bahasa Arab, ISIS atau Islamic State in Iraq and al-Syam merupakan terjemahan dari organisasi Ad-Daulah al-Islamiyah fi al-Iraq wa asy-Syam. Tapi, 

Associated Press dan AS menyebutnya sebagai Islamic State in Iraq and The Levant (ISIL).
Organisasi ini ada kaitannya dengan arus gerakan Salafiyah Jihadiyah yang menghimpun berbagai unsur berbeda untuk bertempur di Irak dan Suriah. Di medan tempur, mereka terbagi-bagi di bawah sejumlah front. Karena kondisi tersebut, dimunculkanlah nama organisasi yang menyebut istilah “Ad-Daulah Al-Islamiyah” (Islamic State). Nama ini sekaligus menjadi magnet yang menarik banyak pasukan dari berbagai daerah di medan perang untuk menyatakan kesetiaannya di bawah organisasi payung yang besar

Tuesday, September 2, 2014

Video: Jihad, Islam dan Barat



Video bersubtitle Melayu tentang Jihad, Islam dan Barat

Jilboobs Itu Nggak Banget!

                            Jilboobs                                                             Hijab Syar'i

Nggak banget? Loh kenapa?” Pasti pertanyaan demikian yang akan terlontar. Saya juga pastinya bakal melontarkan pertanyaan tersebut saat saya baru belajar berhijab alias menutup aurat. Sebab nih, make kerudung yang minimize (gaulislam udah sering ngejelasin ya perbedaan jilbab dan kerudung) kesannya nggak ribeut-modis-comfort dan trendi. Hayo, bener apa bener? Beda sama pake kerudung yang maximize: nutup dada full. Kesannya ribeut dan terlihat jaim plus alim (lho, kan bagus jadinya?). Ya tapi ya gitu.. serasa agak gimana gitu. Nggak terbiasa dan entar dikira saklek banget dalam ngejalanin Islamnya. Padahal maksud hati dengan pake kerudung mini plus busana modis sebenarnya sembari nutup aurat tapi masih pengen terlihat fun, modis dan trendi—berhubung masih belum alim-alim banget. Hayo..bener apa bener? Tuink tuink.

Benarkah Khilafah Berlumuran Darah?



Pertanyaan:
Benarkah Khilafah merupakan negara barbarian? Benarkah Khilafah berlumuran darah, baik darah kaum minoritas non-Muslim maupun kaum Muslim yang berbeda paham dengan Khalifah?

Jawab:
Khilafah adalah negara kaum Muslim di seluruh dunia untuk menerapkan Islam, baik di dalam maupun luar negeri. Negara adalah organisasi politik yang berfungsi untuk mengimplementasikan kumpulan pemahaman (mafahim), standarisasi (maqayis) dan keyakinan (qana’at) yang diterima oleh umat.

Kumpulan pemahaman (mafahim), standarisasi (maqayis) dan keyakinan (qana’at) ini, meskipun bersumber dari keyakinan umat, belum tentu langsung diterima oleh umat.

Berkah dan Ancaman



Selain soal Pilpres, berita yang cukup menyita perhatian publik di sepanjang bulan Ramadhan lalu hingga saat ini adalah perihal sepak terjang Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dan deklarasi Khilafahnya. Apalagi setelah muncul rekaman video di situs Youtube yang berisi seruan untuk bergabung dengan ISIS. Seruan itu dilakukan oleh sejumlah anak muda dari Indonesia. Setelah seruan itu, pemberitaan soal ISIS makin gencar di media cetak, elektronik dan online. Seminar, diskusi dan bincang-bincang kecil muncul di mana-mana.

Muncul pro dan kontra, terutama di kalangan aktivis pergerakan Islam. Ada yang menganggap deklarasi Khilafah itu absah sehingga umat wajib berbaiat ke sana. Tak sedikit yang menolak, bahkan menuding bahwa itu semua tak lebih dari rekayasa Barat untuk mengacaukan kawasan Timur Tengah.